SB, 62 tahun
Korban peristiwa Simpang Jaya
"Suami saya yang bernama RcvbH, Bapak dulu Imam di kampong, Bapak dibawa pada saat sedang bekerja bersama masyarakat membuat (membangun) sekolah SD baru karena yang lama sudah dibakar. Bapak dibawa dengan menggunakan mobil Reo. Saya tidak mengetahui bapak dibawa kemana. Sepanjang hari kami(keluarga) mencari beliau sambil menangis-nangis mencari beliau. Nyawa suami bukanlah sesuatu yang bisa ditukar dengan uang."